PENTINGNYA INOVASI PADA MASYARAKAT - Fadyatul Afra (18108020071

 

PENTINGNYA INOVASI PADA MASYARAKAT - Fadyatul Afra (18108020071

Inovasi atau mati terlindas zaman. Memasuki era yang semakin modern dan dinamis, kalimat ini sepertinya tidak asing lagi di telinga. Kedengarannya memang kejam, tetapi ada benarnya juga. Dunia dengan cepat berubah. Sebagai dampaknya, tantangan dan masalah yang di hadapi oleh penduduk di berbagai belahan dunia juga semakin rumit.

Mendengar kata inovasi seolah-olah pembahasan ini menyangkut hal-hal yang berbau teknologi. Seakan-akan kita berbicara tentang mesin, energi, listrik, dan sebagainya.  Padahal sesungguhnya makna inovasi  adalah perubahan cara berfikir yang mengandung lompatan-lompatan makna, temuan-temuan yang sifatnya baru, ide dan gagasan-gagasan baru yang bila diterapkan akan memberikan nilai tambah, mendorong tumbuhnya daya saing pada konten tertentu.

Dalam dunia kompetitif global saat ini, inovasi sangatlah perlu dilakukan oleh masyarakat agar dapat berinovasi dalam menciptakan ide baru, proses baru, dan meningkatkan kondisi bisnis mereka saat ini. Dari kegiatan inovasi, masyarakat dapat mendapatkan beberapa keunggulan yang dibutuhkan untuk berkembang, tetap kompetitif, berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional, dan peningkatan kinerja dalam hal keuangan. Agar inovasi dapat berjalan dengan baik, kegiatan inovasi perlu dikelola sesuai struktur, budaya, dan logika organisasi menggunakan strategi yang tepat (Dereli, 2015). Proses menerapkan ide-ide baru ke dalam praktik merupakan salah satu definisi dari inovasi (Dereli, 2015). Sebelum inovasi dilakukan, perlu terjadi penemuan ilmu-ilmu yang selanjutnya dapat diterapkan dalam inovasi. Di antara penemuan dan inovasi, dapat terjadi jeda waktu yang bervariasi dari waktu yang singkat, seperti beberapa bulan, hingga waktu yang lama atau bertahun-tahun. Penemuan sendiri selain dapat terjadi di dalam perusahaan juga dapat terjadi di luar perusahaan yang melakukan inovasi.

Menurut Everett (1983), inovasi dapat berarti segala hal baru dalam bentuk ide, gagasan, praktek atau objek/benda yang secara sadar diterima untuk diadopsi oleh suatu instansi, kelompok, atau individu. Sumber lain mendefinisikan bahwa inovasi tidak memiliki batas pada sesuatu yang berwujud seperti benda akan tetapi juga mencakup tindakan atau gerakan menuju perubahan dalam tata kehidupan masyarakat (Pervaiz and Charles, 2010). Inovasi juga dapat diartikan sebagai mekanisme suatu perusahaan dalam beradaptasi dalam suatu lingkungan yang dinamis, dimana perusahaan harus mampu mengeluarkan ide baru yang inovatif yang kemudian berujung pada produk baru yang lebih berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. (Hurley and Hult, 1945). Selengkapnya Djamaludin Ancok (2012:36) menyatakan ada beberapa jenis inovasi yaitu : Inovasi proses,  Inovasi metode, Inovasi struktur organisasi, Inovasi dalam hubungan, Iniovasi strategi Inovasi strategi, Inovasi pada pemikir (mindget),  Inovasi produk, Inovasi pelayanan

Untuk menghadapi persaingan atau kompetisi Inovasi itu dimulai dari adanya kreativitas menurut Charles W. Prather dan Lina K. Gundry dalam Triguna Priyadharma (2001:14) kreativitas mempengaruhi kaitan dengan aktivitas mengembangkberbagai ide-ide didalam usaha yang dilakukan dan berkembang karena budaya dan struktur yang mendorong timbulnya kreativitas organisasi. Selanjutnya James AF. Stoner (1986:57) menyatakan tidak mungkin adanya inovasi bila tidak ada kreativitas. Oleh karena kreatifitas itu dapat dibangkitkan, dikembangkan, dan di inplementasikan sebagai suatu inovasi. Kreativitas telah menjadi bagian penting dari kehidupan organisasi, khususnya bila kreativitas itu dapat diwujudkan menjadi motivasi. Tidak hanya sampai kreativitas saja tetapi sebaiknya krativitas itu dapat dijadikan sebagai inovasi. Adanya inovasi disuatu organisasi dapat menimbulkan gairah atau semangat kerja (Passion, kerja yang baru) sehingga dapat mengurangi kejenuhan dalam bekerja

Inovasi memiliki beberapa karakteristik yang berkaitan dengan waktu penerimaan informasi atau inovasi tersebut oleh masyarakat. Di bawah ini adalah beberapa karakteristik inovasi (Everett, 2003), diantaranya adalah:

1.      Kompatibilitas (compatibility)

2.      Kerumitan (complexity)

3.      Keunggulan relatif (relative advantage)

4.      Kemampuan untuk diamati (observability)

5.      Kemampuan diujicobakan (triability)

Suatu inovasi harus bisa menghasilkan manfaat dan membawa perbaikan, bukan hanya berupa ilmu baru atau metode-metode yang belum dapat diterapkan dalam praktik. Inovasi dapat memberikan beberapa manfaat sebagai berikut (Everett, 2003):

a.       Dari segi individu : Suatu inovasi memberikan wadah bagi seseorang untuk mengekspresikan dan mendistribusikan kreativitasnya dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat.

b.      Dari segi perusahaan : Inovasi memberikan manfaat dalam peningkatan angka penjualan dan keuntungan yang akan sangat bernilai untuk kelangsungan hidup perusahaan.

c.       Dari segi pasar : Keberagaman dan kualitas produk baru yang meningkat karena adanya inovasi, mengakibatkan pasar menjadi semakin kompetitif.

d.      Dari segi masyarakat : Inovasi dapat meningkatkan kualitas hidup karena hal tersebut dapat menjawab banyak masalah dan kebutuhan yang sebelumnya kurang atau belum dapat terpenuhi.

 

Sikap inovatif ini tidak hanya berguna bagi masyarakat luas tetapi juga perkembangan diri sendiri. Dengan terus menantang diri untuk berpikir kreatif dan menghasilkan sesuatu yang bernilai, jiwa kepemimpinan akan muncul. Tidak ada lagi istilah bertahan di zona nyaman. Karakteristik ini akan menghantarkan anak muda Indonesia pada kesuksesan. Terutama bagi mereka yang ingin berwirausaha.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berinovasi atau Mati

Pentingnya inovasi bagi masyarakat

Pentingnya Inovasi Bagi Masyarakat