Pentingnya Inovasi Bagi Masyarakat Terutama di Sektor UMKM Pada Masa Pandemic Covid-19

Pentingnya Inovasi Bagi Masyarakat Terutama di Sektor UMKM Pada Masa Pandemic Covid-19

(Oleh Nafisa Riska Dewi Afida - 18108020063)

Sejak virus Covid-19 memasuki Negara Indonesia yaitu sekitar pertengahan bulan februari 2020 dimana jika dilihat grafik perkembangannya terus menerus meningkat bahkan hingga saat ini jumlah total pasien positif sebanyak 1,87 juta jiwa. Angka yang cukup besar tersebut tentu saja berdampak buruk bagi Indonesia, terutama dari sisi ekonomi. Salah satu sector ekonomi yang terkena dampak pandemic terjadi pada sector usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KEMENKOP UKM) pada bulan April 2021 menyatakan bahwa sejumlah 56% UMKM mengaku mengalami penurunan pada hasil pemasukan dari penjualan akibat pandemic Covid-19. Sebanyak 22% lainnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan pembiayaan/kredit. Sebanyak 15% mengalami permasalhan dalam distribusi barang. Sedangkan sisanya sebanyak 4% mengungkapkan mereka mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku mentah.

        Bank Indonesia melaporkan bahwa terdapat UMKM eksportir yang merupakan paling banyak terpengaruh yaitu UMKM yang bergerak pada sector kerajinan dan pendukung pariwisata. Sementara itu, jika dilihat berdasarkan level pengusaha, KEMENKOP UKM menyatakan bahwa terdapat UMKM yang mengalami dampak pandemic Covid-19 tertinggi, yaitu terdiri dari pedagang, restoran dan industry pengolahan.

Beberapa dampak yang dialami oleh sector UMKM tersebut disebabkan oleh beberapa factor diantaranya penurunan jumlah wisatawan akibat pemberlakuan social distancing. Selain itu, factor penutupan usaha secara sementara menjadi langkah yang diambil oleh sebagian pelaku UMKM dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona. Dari permasalahan – permasalahan tersebut maka diperlukan adanya inovasi bagi masyarakat dengan tujuan agar menemukan solusi dan kemudahan untuk mempertahankan usaha serta menghadapi berbagai perubahan di masa pandemic  Covid-19 seperti sekarang ini.

Kegiatan yang selenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahua Indonesia (LIPI) dalam webinar yang mengusung tema “Inovasi dan Teknologi Solusi Kebangkitan UMKM di Tengah Pandemi”, salah satu pelaku UMKM yaitu Indra Wawan beliau mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah yang dihadapi UMKM pada saat pandemic adalah dengan melakukan pivot bisnis. “Pivot bisnis yaitu merubah arah dan strategi bisnis dengan pertimbangan market, tanpa merubah visi, seperti menggunakan kemasan (botol dan kaleng), penjualan online dan strategi jejaring, retail, meningkatkan pemasukan serta keuntungan”. Kemudian, beliau melanjutkan dalam melakukan inovasi diperlukan adanya pemanfaatan teknologi pengolahan dan pengemasan produk yang tepat untuk dapat memperluas wilayah penjualan dan memundurkkan periode kadaluarsa. “Mencari value added sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan daya jual produk dengan tetap menyesuaikan kondisi masyarakat”.

Dengan menerapkan manfaat dari adanya teknologi dan inovasi tersebut diharapkan masyarakat dapat mempelajari sedikit demi sedikit dari beberapa solusi yang telah disampaikan. Pembelajaran teknologi dan inovasi tersebut dapat diperoleh dari berbagai media, salah satunya aplikasi youtube yang banyak menawarkan berbagai macam video tentang pengembangan teknologi dan inovasi khususnya untuk kemajuan UMKM. Dengan demikian, masyarakat dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ke dalam operasioanl usaha/ bisnisnya. Kondisi dan keadaan tersulit pasti akan selalu datang menghampiri,namun kita sebagai generasi cerdas harus siap untuk menghadapi perubahan tersulit sekalipun, salah satunya dengan pemanfaatan inovasi dan teknologi yang semakin berkembang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berinovasi atau Mati

Pentingnya inovasi bagi masyarakat

Pentingnya Inovasi Bagi Masyarakat