INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH
Dunia dengan cepat berubah, sebagai dampaknya tantangan dan masalah yang dihadapi juga semakin rumit. Mulai dari sosial lingkungan, kesehatan, pangan, hingga masaLah - masalah yang sederhana. Pengelolaan sampah menjadi isu penting di banyak negara, termasuk Indonesia. Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk kurang lebih sebesar 264 juta jiwa. Jumlah penduduk tersebut berpengaruh pada jumlah sampah yang dihasilkan. Semakin tinggi jumlah penduduk, semakin banyak jumlah sampah yang dihasilkan. Karena itulah dibutuhkan inovasi dalam pengelolaan sampah.
Berinovasi memang tidak mudah tetapi dapat dilakukan. Perubahan pada sistem berdampak besar dalam pengembangan inovasi pengelolaan sampah. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi dan pemahaman antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil dan masyarakat luas termasuk pemuda untuk menerapkan dan membagikan praktik cerdas dan inovasi guna menciptakan solusi strategis yang konkret bagi masalah sampah di Indonesia. Di Indonesia sudah banyak inisiatif pemuda, masyarakat, bahkan organisasi tersendiri. Dari mulai adanya bank sampah hingga starup yang terdedikasi dan upaya lain bikinan dalam negeri.
Salah satu langkah utama dalam pengelolaan sampah adalah sorting atau pemilahan. Sampah harus dipilah dan dibuang berdasarkan jenisnya agar pengelolaan sampah lebih mudah. Diberbagai tempat sudah mudah untuk ditemui dan disediakan tiga jenis tempat sampah. Hal ini merupakan suatu inovasi dalam pemilahan sampah agar lebih mudah. 3 jenis tempat sampah memiliki fungsinya masing masing, Tempat Sampah Organik (sampah dedaunan, ranting pohon, dan sisa makanan), Tempat Sampah Anorganik (sampah plastik, kaleng, styrofoam, dan sebagainya), dan tempat sampah B3 (menampung khusus sampah dengan bahan berbahaya dan beracun, seperti pecahan kaca, bahan kimia, dan sampah berbahaya lainnya). Pemilahan ini selain disediakan di fasilitas umum, juga dapat diaplikasikan pada sampah rumah tangga di masyarakat.
Sampah yang telah dipilah dapat kembali bermanfaat dengan menukarnya di Bank Sampah. Bukan hanya mengurangi jumlah sampah yang dibuang, namun masyarakat akan mendapat uang sesuai dengan banyaknya sampah yang ditukar. Sampah sampah yang telah ditukar di Bank Sampah juga akan di daur ulang, salah satunya dengan menjadi produk produk kerajinan. Jenis sampah yang dapat ditukar di Bank Sampah adalah kertas, plastik, kaleng, dan lain lain.
Dalam versi yang lebih inovatif, diberbagai tempat sudah tersedia bank sampah dalam bentuk mesin mirip seperti bentuk mesin ATM. Mesin yang mempunyai nama Tomra atau Ecojos Junior ini dengan memasukkan sampah botol, kaleng plastik, maupun aluminium, mesin akan mendeteksi jenis barang dan langsung memprosesnya. Kemudian yang paling menarik minat anak anak hingga orang dewasa, setiap memasukkan sampah kedalam mesin ini, kita juga mendapatkan imbalan atau uang atau voucer sebesar jumlah sampah yang kita masukkan. Barang bekas yang masuk ke dalam mesin ini akan didaur ulang. Sistem layaknya bank sampah di berbagai daerah, namun lebih bersifat modern dan memiliki daya tarik bagi masyarakat. Selain peduli terhadap lingkungan, program ini juga dapat meningkatkan minat anak untuk menabung.
Agar menumbuhkan rasa peduli terhadal lingkungan dan sumberdaya alam haruslah dimulai sejak dini. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengelola sampah yang dihasilkan terutama sampah rumah tangga. Terciptanya Tomra juga dapat diartikan bahwa kemajuan teknologi juga dapat menyentuh kepedulian lingkungan. Selain program dari pemerintah untuk mengelola sampah, kita sebagai masyarakat juga dapat turut andil dalam mengurangi sampah, seperti pengurangan penggunaan bahan sekali pakai seperti styrofoam, plastik dan lain lain. Kita juga dapat mendaur ulang sampah menjadi barang guna baru. Krativitas, kemajuan teknologi, dan inovasi seseorang juga turut andil dalam pengelolan sampah.
Sumber:
DetikNews. 2015. Apa Pentingnya Berinovasi?. Diakses pada https://news.detik.com/adv-nhl-detikcom/d-3070125/apa-pentingnya-berinovasi
Egsaugm. 2019. Sejauh Manakah Inovasi Pengelolaan Sampah di Indonesia?. Diakses pada https://egsa.geo.ugm.ac.id/2019/10/19/sejauh-manakah-inovasi-pengelolaan-sampah-di-indonesia/
Febriana Arum. 2016. Alat Ini Keren, Masukkan Sampah Bisa dapat Duit. Diakses pada https://www.mongabay.co.id/2016/03/20/alat-ini-keren-masukkan-sampah-bisa-dapat-duit/
JSC. 2018. Pilah sampah ke dalam 3 jenis sampah berikut! Diakses di https://smartcity.jakarta.go.id/blog/434/pilah-sampah-ke-dalam-3-jenis-sampah-berikut
-Siti Komariah Suwarno_18108020112-

Komentar
Posting Komentar